Minggu, 20 November 2011

Kesehatan: Bolehkah Anak Balita Mengkonsumsi Madu?

Kesehatan: Bolehkah Anak Balita Mengkonsumsi Madu?: Balita Anda susah makan? Sebelum menderita kurang gizi, beri dia madu setiap hari. Dari penelitian terbukti, madu bisa menambah nafsu makan,...

Kesehatan: Bakteri-bakteri yang Bisa Mencemari Susu Formula

Kesehatan: Bakteri-bakteri yang Bisa Mencemari Susu Formula: Enterobacter Sakazakii bukan satu-satunya jenis bakteri yang bisa mencemari susu formula. Sejak diperah dari ambing (puting) binatang, s...

Kesehatan: Bahaya Amandel Pada Anak

Kesehatan: Bahaya Amandel Pada Anak: Penderita tonsilitas atau lebih popular dikenal dengan istilah penyakit amandel umumnya dialami anak-anak usia 5-15 tahun. Kondisi amande...

Kesehatan: Bahaya Amandel Pada Anak

Kesehatan: Bahaya Amandel Pada Anak: Penderita tonsilitas atau lebih popular dikenal dengan istilah penyakit amandel umumnya dialami anak-anak usia 5-15 tahun. Kondisi amande...

Kesehatan: Diare Pada Bayi

Kesehatan: Diare Pada Bayi: Diare Infeksius adalah suatu keadaan dimana anak sering buang air besar dengan tinja yang encer sebagai akibat dari suatu infeksi. PENYEBAB ...

Kesehatan: ASI Bikin Anak Pintar Matematika

Kesehatan: ASI Bikin Anak Pintar Matematika: Tak ada makanan terbaik bagi bayi selain air susu ibu (ASI), terutama selama enam bulan pertama setelah kelahiran. Selain meningkatkan ke...

Kesehatan: Efek Buruk Ponsel Bagi Ibu Hamil & Anak

Kesehatan: Efek Buruk Ponsel Bagi Ibu Hamil & Anak: Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan, ibu hamil yang menggunakan ponsel dengan intensitas tinggi berisiko melahirkan anak dengan masalah ...

Kesehatan: Bakteri-bakteri yang Bisa Mencemari Susu Formula

Kesehatan: Bakteri-bakteri yang Bisa Mencemari Susu Formula: Enterobacter Sakazakii bukan satu-satunya jenis bakteri yang bisa mencemari susu formula. Sejak diperah dari ambing (puting) binatang, s...

Efek Psikologis pada Anak yang Sering Ditinggal Orangtuanya, serta Solusinya

Dengan sangat terbatasnya informasi, saya akan menjawab pertanyaan Anda.
Baik dan buruknya anak tergantung bagaimana orang tua mengasuh dan mendidik anak. Saat ini, karena sudah merupakan tuntutan banyak ibu yang bekerja, bahkan sampai keduanya berpisah kota hanya untuk memenuhi nafkah keluarga, seperti yang dialami oleh tetangga Anda. Namun keadaan yang terjadi bukanlah suatu akhir yang buruk, tetapi bagaimana kita bisa menyikapi secara positif dari segala keadaan.  Nah, untuk ibu yang bekerja, belum tentu akan berkibat buruk kepada anak, tetapi bagaimana orang tua mengasuh dan mendidik anaknyalah yang akan menentukan pertumbuhan dan perkembangan dari anak. Berkaitan dengan kasus tetangga anda, meskipun ayah berbeda kota dan ibu bekerja,   tetapi  jika hubungan dalam keluarga bisa saling mengisi, terutama ibu bisa berperan ganda untuk anak, maka kemampuan anak masih dapat berkembang secara optimal sesuai dengan tahapan perkembangannya.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan ibu:
  1. Ketika ibu bekerja, siapakah pengganti dari ibu, karena peran pengganti figur ibu juga menentukan keoptimalan dari perkembangan anak. Untuk ibu perlu bekerja sama dengan pengasuh agar dapat  terus memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Ibu harus aktif mencari tahu segala informasi mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak.
  2. Ibu harus meluangkan waktu untuk memenuhi waktu yang hilang bersama dengan anak. Dengan demikian kedekatan emosional masih terus terjaga dan ibu bisa terus memberikan stimulus pada anak supaya pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berkembang secara optimal.
  3. Anak yang tumbuh dengan sehat maka kemampuannya juga akan berkembang dengan baik, dengan kata lain anak yang sehat secara fisik maka kecerdasannya juga akan berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki.
  4. Kecuali jika ada kasus-kasus khusus pada anak, misalnya autis, hiperaktif, dll maka hal ini diperlukan penanganan khusus.